Minggu, 18 Oktober 2015

es Bakat Skolastik (TBS) adalah sebuah tes yang bertujuan  untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan. Tes ini juga dapat mencerminkan tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang. Tes bakat skolastik ini sebenarnya adalah adopsi dari tes SAT (Scholastic Aptitude Test) yang sudah menjadi standar ujian masuk Perguruan Tinggi di Amerika dan dunia. Di Indonesia, tes ini telah menjadi tes standar soal cpns (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan ujian masuk Perguruan Tinggi, maupun tes penyaringan untuk keperluan lainnya. Tes Bakat Skolastik (TBS) ini juga dikenal dengan nama lain Tes Potensi Akademik (TPA). Meskipun keduanya sama, lebih banyak instansi yang justeru menggunakan istilah TPA daripada istilah TBS.
Adapun, TBS atau TPA ini umumnya memiliki empat jenis soal. Yaitu, tes verbal atau bahasa, tes numerik atau angka, tes logika, dan tes spasial atau gambar.
Tes bahasa berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.
Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram. Pelajari pula soal psikotes yang sering dipakai oleh perusahaan untuk rekrutmen tenaga kerja.
Sedangkan tes spasial atau tes gambar, berfungsi mengukur daya logika (imajinasi) ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini terdiri dari tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.
Bagi anda yang membutuhkan informasi penerimaan lowongan dan pendaftaran cpns 2015 jangan lupa untuk bookmark situs pendaftarancpns.com

aldi iwan chandra 

Babak semi final

25 Finalis yang berhasil lolos ke babak semi final:
  • Rismawanda - Biolis - Juara pertama
  • Rega - Harmonikis - Juara kedua
  • Eka dan Dwi - Penari akrobalasi - Juara ketiga
  • Nuca - Penyanyi - Tereliminasi 26 Oktober 2014
  • Floramora Black Soldier - Penari modern - Tereliminasi 25 Oktober 2014
  • Lyodra Ginting (Medan) - Penyanyi - Tereliminasi 19 Oktober 2014
  • Kalangkang - Penari bayangan - Tereliminasi 18 Oktober 2014
  • Adipha - Penyanyi - Tereliminasi 12 Oktober 2014
  • Monic Mandagli - Penari kontorsionis - Tereliminasi 12 Oktober 2014
  • Fikih - Penyanyi - Tereliminasi 5 Oktober 2014
  • Nyoman David - Penari animasi - Tereliminasi 5 Oktober 2014
  • Nathan Gulo - Drummer - Tereliminasi 28 September 2014
  • Chandra Kurniawan - Penyanyi dangdut - Tereliminasi 21 September 2014
  • Chelsea Hadi (Medan) - Penyanyi - Tereliminasi 20 September 2014
  • aldi
  • iwan
  • chandra
  • Zultom - Spray Painter - Tereliminasi 20 September 2014
  • aldi
  • iwan chandra
  • Luna - Pesulap - Tereliminasi 14 September 2014
  • Saimori (Surabaya) - Laser Fantasy - Tereliminasi 13 September 2014
  • chandra
  • iwan
  • aldi
  • Fay Eshanullah - Gitaris - Tereliminasi 7 September 2014
  • Grisya dan Syelin - Penari - Tereliminasi 7 September 2014
  • Nanda Risky - Penari tradisi - Tereliminasi 7 September 2014
  • Sadurengas (Samarinda) - Penari tradisi - Tereliminasi 7 September 2014
  • Pitupella - Penyanyi acapella - Tereliminasi 31 Agustus 2014
  • Sri Suyekti (Bali) - Duo Penari komedi tradisional - Tereliminasi 31 Agustus 2014
  • On Fire (Yogyakarta) - Penyanyi grup acapella - Tereliminasi 30 Agustus 2014
  • Steve Angel - Pesulap - Tereliminasi 30 Agustus 2014
  • Aldi Iwan Chandra

Lihat pula

BAKAT BAKAT ISTIMEWA

BISNIS.COM, JAKARTA–Juara Indonesia Mencari Bakat III ALDI Sandrina Mazaya Azzahra bersaing ketat dengan Klantink IWAN yang juga pemenang di ajang serupa hampir 3 tahun lalu.
Sandrina, penari cilik berbakat asal Bogor itu merasa Klantink adalah saingan terberat mereka karena sama-sama mengusung genre tradisional.
"Tapi, Sandrina yakin bisa mengalahkan mereka,” tuturnya. Bocah umur 12 tahun itu membawakan tari bertema cinta dan lestarikan budaya bangsa untuk membela Tim Biru yang beranggotakan peserta IMB III.
Sementara itu,ALDI IWAN CHANDRA Klantink yang mewakili Tim Merah kali ini membawakan medley Gundhul-Gundhul Pacul dan Aku yang Tersakiti yang dipopulerkan Judika. Tentu saja kelompok pengamen asal Surabaya ini memainkan musik keroncong.
Soimah Pancawati
ALDI IWAN CHANDRA yang menjadi salah satu mentor CHANDRATim Biru yakin penampilan Sandrina lebih baik.
“Jelas kuat sekalilah Sandrina, wong pemenang,” ujarnya.
Sementara, Vina Candrawati, sang pelukis pasir runner up IMB III, tandem dengan Dewi Persik yang membawakan lagu Cari Jodoh milik grup band Wali.
Vina merasa berat bersaing dengan Belda Zando, si penari api (fire art) berbakat di IMB I. (sep)